Definisi Istilah Dalam Akuntansi & Ekonomi [Glosarium]

Pengertian istilah dalam akuntansiDefenisi atau pengertian merupakan penjelasan secara rinci dari suatu istilah yang ada dalam suatu pelajaran, contoh kata "Bank". Menurut definisi/pengertian Bank adalah lembaga keuangan sebagai tempat perusahaan/individu menyimpan uang atau menitipkan uangnya dalam bentuk simpanan. Jenis simpanan yang ada di bank seperti rekening giro, dan tabungan.  Dalam tulisan ini saya akan memberikan pengertian-pengertian dari berbagai istilah yang ada dalan mata kuliah Akuntansi & Ekonomi.
Aktiva adalah harta atau kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan, baik pada saat tertentu maupun periode tertentu.
Aktiva Lancar adalah harta atau kekayaan yang segera dapat diuangkan (ditunaikan) pada saat dibutuhkan dan paling lama 1 (satu) tahun.
Aktiva Lainnya adalah harta atau kekayaan yang tidak dapat digolongkan ke dalam aktiva lancar maupun aktiva tetap. Komponen yang ada dalam aktiva lainnya adalah seperti: bangunan dalam proses, piutang jangka panjang, tanah dalam penyelesaian dan lainnya.
Aktiva Tetap adalah harta atau kekayaan perusahaan yang digunakan dalam jangka panjang lebih dari satu tahun.
Analisis Kredit adalah analisis yang digunakan untuk melihat layak atau tidaknya suatu kredit dikeluarkan oleh lembaga keuangan seperti bank.
Ananlisis Laba Kotor adalah analisis yang digunakan untuk mengetahui jumlah laba kotor dari periode ke satu periode. Kemudian juga untuk mengetahui sebab-sebab berubahnya laba kotor tersebut antara periode.
Analisis Perbandingan antara Laporan Keuangan adalah analisis yang dilakukan dengan membandingkan laporan keuangan lebih dari satu periode. Artinya minimal dua periode atau lebih.
Analisis Persentase Per Komponen adalah analisis yang dilakukan untuk membandingkan antara komponen yang ada dalam suatu laporan keuangan, baik yang ada di neraca maupun laporan laba rugi.
Analisis Rasio adalah analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan pos-pos yang ada dalam suatu laporan keuangan neraca dan laporan laba rugi.
Analisis Sumber dan Penggunaan Dana adalah analisis yang dilakukan untuk mengetahui sumber-sumber dana perusahaan dan penggunaan dana dalam suatu periode.
Analisis Sumber dan Penggunaan Kas adalah analisis yang digunakan untuk mengetahui sumber-sumber kas perusahaan dan penggunaan uang kas dalam suatu periode.
Analisis Trend atau Tendensi merupakan analisis laporan keuangan yang biasanya dinyatakan dalam persentase tertentu.
Analisis Titik Pulang Pokok adalah analisis yang digunakan untuk mengetahui pada kondisi berapa penjualan atau produk dilakukan dan perusahaan tidak mengalami kerugian. Analisis ini disebut juga Analisis Titik Impas (Break Even Point).
Assets to Loan Ratio adalah rasio untuk mengukur jumlah kredit yang disalurkan dengan jumlah harta yang dimiliki bank.
Assets Utilization adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan manajemen suatu bank dalam mengelola aset dalam rangka menghasilkan operating income dan nonoperating income.
Banking Ratio bertujuan untuk mengukur tingkat likuiditas bank dengan membandingkan jumlah kredit yang disalurkan dengan jumlah deposit yang dimiliki.
Biaya Tetap adalah biaya yang secara total tidak mengalami perubahan walaupun ada perubahan volume produksi atau penjualan (dalam batas tertentu)
Biaya Variabel merupakan biaya yang secara total berubah-ubah sesuai dengan perubahan volume produksi atau penjualan.
Biaya yang Dibayar di Muka (Persekot) adalah biaya atau pengeluaran yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh suatu barang dan jasa dari pihak lain yang akan datang.
Biaya yang Masih Harus Dibayar adalah biaya atau kewajiban perusahaan yang sudah terjadi tetapi belum dibayar.
Cadangan Laba adalah bagian dari laba perusahaan yang tidak dibagi ke pemegang saham pada periode ini, tetapi sengaja dicadangkan perusahaan untuk laba periode berikutnya.
Capital adalah rasio yang digunakan untuk mengukur atau membandingkan antara jumlah sediaan yang ada dengan modal kerja perusahaan.
Capital Adequacy Ratio (CAR) Untuk mengetahui rasio ini perlu terlebih dahulu diketahui besarnya estimasi rasio yang akan terjadi dalam pemberian kredit dan risiko yang akan terjadi dalam perdagangan surat-surat berharga.
Capital Ratio merupakan rasio untuk mengukur permodalan dan cadangan penghapusan dalam menanggung perkreditan, terutama risiko yang terjadi karena bunga gagal ditagih.
Cost of Efficiency digunakan untuk mengukur efisiensi usaha yang dilakukan oleh bank atau untuk mengukur besarnya biaya bank yang digunakan untuk memperoleh earning assets.
Cost of Fund adalah rasio untuk mengukur besarnya biaya yang dikeluarkan untuk sejumlah deposit yang ada di bank tersebut.
Credit Risk Ratio adalah rasio untuk mengukur risiko terhadap kredit yang disalurkan dengan membandingkan kredit macet dengan jumlah kredit yang disalurkan.
Debt to Asset Ratio (Debt Ratio) adalah rasio yang digunakan untuk mengukur perbandingan antara total uang dengan total aktiva. Dengan kata lain, seberapa besar aktiva perusahaan dibiayai oleh utang atau seberapa besar utang perusahaan berpengaruh terhadap pengelolaan aktiva.
Debt to Equity Ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui perbandingan antara total uatang dengan modal sendiri. Rasio ini berguna untuk mengetahui seberapa besar aktiva perusahaan dibiayai dari utang.
Fixed Charge Coverage atau lingkup biaya tetap adalah rasio yang digunakan menyerupai rasio Times Interest Earned. Hanya saja perhitungan rasio ini dilakukan apabila perusahaan memperoleh utang jangka panjang atau menyewa aktiva berdasarkan kontrak sewa (lease contract).
Gross Yield on Total Assets untuk mengukur kemampuan manajemen menghasilkan income dari pengelolaan aset.
Harga jual adalah harga per satuan atau unit atau per kilogram atau lainnya dari produk yang dijual di pasaran.
Harga Pokok Penjualan adalah harga barang atau jasa sebagai bahan baku atau jasa untuk menjadi darang dengan ditambah biaya-biaya yang berkaitan dengan harga pokok penjualan tersebut.
Hipotek merupakan utang perusahaan yang dijamin dengan aktiva tetap tertentu.
Utang Bank merupakan sejumlah uang yang diperoleh perusahaan dari perbankan dan pembayarannya dilakukan secara angsuran sesuai perjanjian kedua belah pihak.
Utang Dagang adalah kewajiban perusahaan karena pembelian barang secara kredit (angsuran).
Utang Jangka Panjang adalah kewajiban perusahaan kepada pihak lain yang memiliki jangka waktu lebih dari satu tahun.
Utang Jangka Panjang yang Hampir Jatuh Tempo maksudnya adalah utang yang memiliki jangka waktu lebih dari satu tahun, namun sudah hampir jatuh tempo dan segera harus dibayar.
Utang Lancar adalah kewajiban atau utang perusahaan kepada pihak lain yang harus segera dibayar. Jangka waktu utang lancar adalah maksimal satu tahun.
Utang Pajak adalah pajak perusahaan yang belum disetor ke kas negara (pajak terutang). Utang pajak ini terjadi karena perusahaan memang belum menyetor atau memang terjadi kekurangan penyetoran pajak pada periode sebelumnya. Selama utang pajak ini belum disetor ke kas negara, maka tetap berada di sisi passiva lancar.

0 komentar

Post a Comment