4 JENIS PROFESI AKUNTAN

macam jenis akuntan

MACAM-MACAM AKUNTAN

Berbeda dari materi akuntansi sebelumnya, pada artikel kali ini saya akan membahas profesi pemilik ilmu akuntansinya yaitu akuntan. Profesi menjadi seorang akuntan tentu sangat di impikan oleh banyak orang khususnya teman-teman dari jurusan akuntansi. Selain pamor yang tinggi tentu tidak dipungkiri gaji yang memang lumayan besar (hehehe). Seorang akuntan profesional biasanya akan bergaji sekitar 5 juta ke atas, gaji yang sangat gede kalau menurut saya. Tentu gaji yang besar akan diimbangi dengan tanggung jawabnya sebagai seorang akuntan. So... teman-teman jurusan akuntansi semangat terus belajar dan asah kemampuannya di bidang akuntansi lebih dalam lagi. Untuk lowongan pekerjaan bagi seorang akuntan biasanya juga cukup tinggi setiap tahunnya, baik untuk yang belum berpengalaman atau yang sudah berpengalaman. Oke, lalu apa itu akunta? bagi teman-teman yang duduk di jurusan akuntansi pasti sudah tahu, bagaimana dengan aku dan kamu? 😁, berikut penjelasannya.
Akuntan merupakan sebutan dan gelar profesional yang diberikan kepada seorang sarjana yang telah menempuh pendidikan di jurusan akuntansi pada suatu perguruan tinggi atau universitas dan telah lulus PPAk (Pendidikan Profesi Akuntansi).
Jadi syarat menjadi seorang akuntan adalah: [1]. Lulusan jurusan akuntansi, [2]. Lulus Pendidikan Profesi Akuntansi. Jadi teman-teman yang kuliah di jurusan hukum jangan pernah mimpi bisa jadi akuntan ya, hehehe.

Profesi Akuntansi ini ternyata atau secara umum terbagi menjadi empat jenis / macam (kalau secara khusus belum diselidiki :D), antara lain yaitu:

1. Akuntan Internal/Privat/Manajemen

Akuntan internal/privat/manajemen merupakan akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi. 

Tugas Akuntan Internal/Privat/Manajemen adalah:

menyusun sistem akuntansi
menyusun laporan akuntansi untuk pihak luar perusahaan / organisasi
menyusun anggaran, dan
menangani masalah pajak

2. Akuntan Eksternal (Publik)

Akuntan Eksternal (Publik) merupakan yang bekerja memberikan layanan kepada masyarakat yang memerlukan jasa akuntan. Untuk menjadi akuntan publik harus sudah memiliki ijin dari Menteri Keuangan sesuai dengan UU No 5 th 2011 tentang Akuntan Publik dan juga Permenkeu No 17/PMK01/2008 mengenai Jasa Akuntan Publik.

Tugas Akuntan Publik adalah:

pemeriksaan laporan keuangan
penyusunan sistem akuntansi
penyusunan laporan keuangan untuk kepentingan perpajakan
konsultasi manajemen

3. Akuntan Pemerintah

Akuntan pemerintahan merupakan akuntan yang bekerja di lembaga pemerintah. Lembaga pemerintahan yang dimaksud seperti; BPK, BPKP, Dirjen Pajak, dan lembaga pemerintahan lainnya.

Tugas Akuntan Pemerintahan adalah:

pemeriksaan dan pengawasan terhadap aliran keuangan negara
melakukan perancangan sistem akuntansi untuk pemerintah

4. Akuntan Pendidik

Akuntan pendidik merupakan akuntan yang bekerja pada lembaga pendidikan. Misalnya; Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, dan lembaga- lembaga pendidikan lainnya.

Tugas akuntan pendidik adalah:

menyusun kurikulum pendidikan akuntansi
mengajar akuntansi di berbagai lembaga pendidikan
melakukan riset atau penelitian untuk pengembangan ilmu akuntansi

Nah, demikianlah penjelasan mengenai profesi akuntan yang saya pahami. Semoga informasi ini bermanfaat bagi teman-teman dan bisa memotivasi teman-teman dari jurusan akuntansi agar bisa menjadi seorang akuntan yang profesional, apapun profesi akuntan yang nantinya kamu capai (akuntan inter, ekstenr, pemerintah, atau publik).

0 komentar

Post a Comment