Tips Cara Menanam Bawang Merah Agar Hasil Melimpah

Tips Cara Menanam Bawang Merah Agar Hasil Melimpah. Kalau sebelum-sebelumnya kita membahas tentang tips cara memilih template blog yang baik dan benar bagi pemula, cara mengganti template tanpa harus upload file xml template, cara agar blog cepat terindex di mesin pencari seperti google dan bing, maka pada postingan kali ini kita akan membahas tentang tips cara menanam bawang merah. Lah,.. kok lari keurusan pertanian?? apa boleh buat blog ini memang awal pembuatannya memenuhi beberapa kategori yaitu; tentang blog, seo, adsense, monitize blog, pendidikan, dan hasil tani atau pertanian. Maka alangkah lucunya jika saya hanya membuat informasi tentang blog, template, seo, dan pendidikan saja tapi malah mengabaikan tentang pertanian yang jelas-jelas selama ini kita hidup dari hasil pertanian, hehehe. 

Jadi teman-teman ku sekalian, suka tidak suka temen-temen harus membaca dan memahami penjelasan saya tentang bawang hari ini. Hitung-hitung menambah wawasan dan juga bisa di praktekkan di pekarangan rumah temen-temen, karena memang kita hanya membahas pertanian skala hobi bukan skala besar atau untuk dipasarkan.

Berbicara mengenai bawang, saya rasa tidak ada lagi temen-temen yang tidak tahu apa itu bawang. Bawang banyak varietasnya mulai dari bawang merah, bawang putih, bawang bombai, bawang kampung, atau mungkin saat ini sudah ada yang namanya bawan air mata (air mata bawang 😆). Bukan hanya dalam pertanian, bahkan para bawang ini telah sukses dalam dunia perfilman. Hal ini terbukti dengan hadirnya film yang berjudul Bawang Merah Bawang Putih di Indonesia beberapa tahun yang lalu. Hebat bukan? bawang aja bisa main film, nah kita yang blogger ini paling mengisahkan kesuksesan film bawang merah dan bawang putih saja. 

OKe, saya rasa cukup basa-basinya. Sekarang kita masuk kebagian inti yaitu tips cara menanam bawang merah (hal ini juga bisa berlaku buat bawang putih). Sebelum kita membahas tips-tips mengenai cara penanaman bawang merah maka tidak ada salahnya kita ketahui dulu tentang sejarah atau asal usul dari bawang merah. 


Sejarah Asal Mula Bawang Merah

Bawang merah atau bahasa ilmiahnya Allium cepa var. aggregatum diyakini berasal dari Asia Tengah, yaitu dari daerah India, Pakistan, dan Bangladesh dan juga dari Palestina. Mungkin hal ini masuk akal karena bawang bombai (India) begitu terkenal. Akan tetapi banyak sumber juga yang mengklaim bahwa asal mulanya berasal dari Iran dan Asia barat. Tidak ada literatur yang jelas darimana asal mula tanaman bawang yang fenomenal ini. Dari berbagai literatur menyatakan satu pandangan tentang tanaman bawang merah ini, bahwa tanaman bawang merah merupakan salah satu tanaman budidaya tertua dari silsilah budidaya tanaman oleh manusia. Hal tersebut ditunjukkan dengan seringnya bangsa Mesir melukiskan bawang pada zaman I dan II Dynasti Mesir (3200 s/d 2700 Sebelum Masehi).

Satu hal yang jelas dan pasti adalah tanaman bawang ini telah menyebar ke seluruh penjuru dunia, dan telah menjadi bumbu pokok di dapur rumah kita masing-masing. Baunya yang harum dan rasanya yang gurih membuat tanaman bawang merah ini begitu digemari, Mulai dari bakso, mie goreng, sayuran, bahkan sampai ke masakan-masakan restoran kelas dunia juga memakai bawang. 

Kandungan Gizi Bawah Merah

Berlanjut dari sejarah singkat tanaman bawang merah kita akan berlanjut pada kandungan gizi dalam tanaman bawang. Untuk mengetahui kandungan gizi yang terdapat dalam tanaman bawang merah ini, temen-temen silahkan lihat pada gambar di bawah ini:
Kandungan Gizi Bawang
sumber: wikipedia

Manfaat Memakan (Konsumsi) Bawang Merah

Ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari memakan bawan merah. Beberapa manfaat tersebut adalah:
  1. Memakan bawang merah dapat mencegah kanker
  2. Memakan bawang merah dapat mencegah kanker prostat
  3. Memakan bawang merah dapat mencegah Esofagus dan kanker perut
  4. Memakan bawang merah dapat mengatur suasana hati dan kualitas tidur
  5. Memakan bawang merah itu baik untuk kesehatan jantug
Dan masih banyak lagi manfaat-manfaat lain yang telah diteliti oleh para akademis. Kenapa bawang dapat mencegah kelima hal di atas? semua ini karena kandungan yang dimiliki oleh bawang merah. Untuk mengetahui kandungan-kandungan apa saja teman-teman bisa search. Karena terlalu panjang jika dijelaskan semua disini, hehehe.


Tips Cara Menanam Bawang Merah

Setelah kita mengetahui sejarah singkat bawang merah dan kandungan gizi bawang merah, barulah kita memasuki tahapan terkhir yaitu cara menanam bawang merah skala hobi. Lankah-langkahnya adalah:
  • Sediakan bibit bawang merah terbaik (bisa 5 siung tunggal)
  • Sediakan plastik minuman gelas / gelas plastik (sediakan sesuai jumlah bibit)
  • Sediakan tusuk gigi atau lidi (digunakan sebagai penyangga)
  • Potong sedikit ujung bagian atas bawang 
  • Tusukan lidi atau tusuk gigi di bagian samping bawang, tiga atau empat tusuk gigi dan jangan terlalu dalam agar tidak merusak batang umbi bawang.
  • Letakkan bawang di atas gelas plastik dengan penyangga tusuk gigi, misalnya seperti gambar di bawah ini:
    cara menanam bawah merah hidroponik

  • Isi gelas plastik dengan air putih yang belum dimasak, cukup mengenai sedikit saja bagian cikal bakal akar bawang 
  • Dalam waktu 3-4 hari akar akan tampak dan sudah sangat bagus untuk di tanam
  • Tanam bawang ke media tanah atau pot
  • Setelah 3-4 hari di media tanam biasanya perkembangan pertumbuhan bawang akan terlihat sangat cepat dan baik
  • Rawatlah dengan baik (gunakan pupuk organik lebih baik)
  • Tunggu hingga panen, saya jamin hasilnya sangat memuaskan dan hasilnya pasti melimpah untuk skala dapur kita 😀.
Nah, demikianlah tips cara menanam bawang merah untuk hari ini. Semoga menambah wawasan temen-temen dan semoga bermanfaat tentunya. Sampai jumpa di postingan selanjutnya.

14 komentar:

  1. bisa dicoba tuh caranya, biar dapet hasil maksimal...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan, minimal maksimal untuk keperluan dapur :D

      Delete
  2. maaf saya mau tanya , apkah bawang cocok di tanam di dataran tinggi ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sangat cocok, karena bawang sangat subur tumbuh di daerah dataran tinggi.

      Delete
  3. Sangat membantu terima kasih infonya

    ReplyDelete
  4. Thanks min sangat bermanfaat kebetulan saya pengen banget bertani bawang merah selain pemasaranya mudah bisa buat bumbu dirumah juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama" gan, tapi kalau untuk skala pertanian besar tips ini kurang cocok gan, cocoknya skala hobi aja :D

      Delete
  5. Jadi pingin nanam bawang merah. Terima kasih infonya gan! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha,. jangan cuman pengen aja gan, langsung tanam walau sebiji :D

      Delete
  6. Kalo kondisi tanahnya kurang baik gimana tuh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. BIsa gunakan sistem hidroponik, atau arang sekam gan :)

      Delete
  7. mantap banget ni artikelnya.
    bisa membantu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih gan,. membantu menanam dipekarangan rumah ya gan :D

      Delete