CPNS KEMENKUMHAM 2019

CPNS Kemenkumham 2019. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) adalah salah satu kementerian yang mendapat banyak kuota untuk penerimaan pendaftaran CPNS. Alokasi Formasi CPNS 2019 untuk Kemenkumhan adalah sebanyak 4.598 formasi. Kemenkumham juga termasuk salah satu institusi yang paling banyak mendapat kuota formasi CPNS untuk lulusan SMA, MA, SMK, dan sederajat.

CPNS KEMENKUMHAM

CPNS KEMENKUMHAM

Informasi mengenai CPNS Kemenkumham 2019 mulai dari, syarat pendaftaran, berkas atau dokumen pendaftaran, hingga materi contoh latihan soal CPNS Kemenkumham ini masih berdasarkan pengumuman CPNS Kemenkumham tahun lalu. Kamu dapat menjadikan info ini sebagai bahan referensi dalam persiapan menghadapi seleksi CPNS Kemenkumhan Tahun 2019.

Kriteria Pelamar

  1. Kebutuhan dari masing-masing jabatan di peruntukan bagi pelamar dengan Jenis formasi:
    a. Khusus Cumlaude adalah pelamar lulusan terbaik (Cumlaude/ dengan pujian) dari Perguruan Tinggi terakreditasi A / Unggul dan Program Studi terakreditasi A / Unggul pada saat Kelulusan dan dibuktikan dengan adanya kata “Cumlaude/pujian” pada ijazah atau transkrip nilai.
    b. Khusus Penyandang Disabilitas adalah pelamar yang menyandang disabiltas / berkebutuhan khusus dengan kriteria:
    - mampu melihat, mendengar dan berbicara dengan baik;
    - mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi.
    - Mampu berjalan dengan menggunakan alat bantu jalan selain kursi roda.
    c. Khusus Putra / Putri Papua dan Papua Barat adalah pelamar dengan kriteria garis keturunan orang tua (bapak dan/ ibu) asli Papua yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala desa/ Kepala Suku yang menyatakan bahwa pelamar memiliki orang tua (bapak dan/ ibu) asli papua;
    d. Umum adalah pelamar yang tidak termasuk kriteria sebagaimana huruf a, b dan c diatas namun apabila ada pelamar pada huruf a, b dan c diatas ingin melamar formasi umum dapat diperbolehkan dan wajib mengikuti segala ketentuan yang berlaku pada formasi umum.
  2. Pelamar sebagaimana angka 1 (satu) wajib memenuhi persyaratan pelamaran.

Persyaratan Pendaftaran

  1. Pelamar merupakan lulusan :
    a. Jenis Formasi Umum
    1) Perguruan Tinggi Luar Negeri Magister, Dokter, Keperawatan, Sarjana/S-1/D-IV dan Diploma III/D-lll dengan ijasah dan transkip nilai telah disetarakan oleh Kemenristekdikti dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2.75 (dua koma tujuh lima).
    2) Perguruan Tinggi Dalam Negeri Magister, Dokter, Keperawatan, Sarjana/S-1/D-IV dan Diploma lll/D-lll dari perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) saat kelulusan, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2.75 (dua koma tujuh lima).
    3) SLTA Sederajat dari sekolah luar negeri yang telah disetarakan Ijasah dan Daftar Nilai yang terdapat pada Ijasah/ Transkip Nilai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan nilai minimal pada Ijazah rata-rata 7,0 (tujuh koma nol) atau 70 (tujuh puluh) atau 3 (tiga) skala 1 sampai 4 atau B. Khusus untuk pelamar dengan kategori Putra/Putri Papua dan Papua Barat dengan nilai minimal pada Ijazah rata-rata 6,0 (enam koma nol) atau 60 (enam puluh) atau 2 (dua) skala 1 sampai 4 atau C.
    4) SLTA sederajat yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan/atau terdaftar di Kementerian Agama dengan nilai minimal pada Ijazah rata- rata 7,0 (tujuh koma nol) atau 70 (tujuh puluh) atau 3 (tiga) skala 1 sampai 4 atau B. Khusus untuk pelamar dengan kategori Putra/Putri Papua dan Papua Barat dengan nilai minimal pada Ijazah rata-rata 6,0 (enam koma nol) atau 60 (enam puluh) atau 2 (dua) skala 1 sampai 4 atau C.
    b. Jenis Formasi Cum Laude
    1) Perguruan Tinggi Luar Negeri Sarjana/ S-1 yang telah memiliki surat keputusan penyetaraan ijasah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara dengan cum laude dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) asli.
    2) Perguruan Tinggi Dalam Negeri Sarjana/ S-1 dari perguruan tinggi dan program studi terbaik (Cumlaudel dengan pujian) dari Perguruan Tinggi terakreditasi A / Unggul dan Program Studi terakreditasi A / Unggul pada saat Kelulusan dan dibuktikan dengan adanya kata “Cumlaudel pujian” pada ijasah atau transkrip nilai.
    c. Jenis Formasi disabilitas1) Perguruan Tinggi Luar Negeri Sarjana/S-1 dan Diploma III/D-lll dengan ijasah dan transkip nilai telah disetarakan oleh Kemenristekdikti dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2.75 (dua koma tujuh lima) dan memiliki Surat Keterangan Dokteryang menerangkan jenis/tingkat Disabilitasnya dari RS Pemerintah (ASLI)
    2) Perguruan Tinggi Dalam Negeri Sarjana/S-1 dan Diploma Ill/D-Ill dari perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi dalam BAN-PT saat kelulusan, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2.75 (dua koma tujuh lima) dan Surat Keterangan Dokter yang menerangkan jenis/ tingkat Disabilitasnya dari RS Pemerintah (ASLI).
    d. Jenis Formasi Putra/i Papua1) Perguruan Tinggi Luar Negeri Sarjana/ S-1 dengan ijasah dan transkip nilai telah disetarakan oleh Kemenristekdikti dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2.75 (dua koma tujuh lima) dan memiliki surat keterangan asli dari kelurahan/kepala desa/kepala suku yang menerangkan bahwa pelamar asli dari Papua berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak dan/ibu) asli dari Papua
    2) Perguruan Tinggi Dalam Negeri Sarjana/S-1 dari perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi dalam BAN-PT saat kelulusan, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2.75 (dua koma tujuh lima) dan memiliki surat keterangan asli dari kelurahan/kepala desa/kepala suku yang menerangkan bahwa pelamar asli dari Papua berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak dan/ibu) asli dari Papua.
    3) SLTA Sederajat dari sekolah luar negeri yang telah disetarakan Ijasah dan Daftar Nilai yang terdapat dalam Ijasah/ Transkip Nilai oleh Kemendikbud dengan nilai minimal pada Ijazah rata-rata 6,0 (enam koma nol) atau 60 (enam puluh) atau 2 (dua) skala 1 sampai 4 atau C dan memiliki surat keterangan asli dari kelurahan/ kepala desa/kepala suku yang menerangkan bahwa pelamar asli dari Papua berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak dan/ibu) asli dari Papua.
    4) SLTA sederajat yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan/atau terdaftar di Kementerian Agama dengan nilai minimal pada Ijazah rata- rata 6,0 (enam koma nol) atau 60 (enam puluh) atau 2 (dua) skala 1 sampai 4 atau C dan memiliki surat keterangan asli dari kelurahan/ kepala desa/ kepala suku yang menerangkan bahwa pelamar asli dari Papua berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak dan/ ibu) asli dari Papua.
  2. Usia pada saat melamar (terhitung saat memilih instansi Kementerian Hukum dan HAM pada portal SSCN) adalah:
    a. Minimal 18 tahun dan Maksimal 33 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk Magister, Dokter, Perawat, Sarjana/S-1/D-IV.
    b. Minimal 18 tahun dan Maksimal 30 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk Diploma III/Dlll.
    c. Minimal 18 tahun dan Maksimal 28 Tahun 0 Bulan 0 Hari untuk SLTA.
  3. Tinggi badan untuk pelamar jabatan penjaga tahanan :
    a. Pria minimal 160 cm
    b. Wanita minimal 155 cm
  4. Pelamar penjaga tahanan dengan kualifikasi pendidikan SLTA Sederajat yang mendaftar pada Kantor Wilayah harus sesuai dengan domisili yang tercantum dalam eKTP. Apabila pelamar yang domisilinya tidak sesuai dengan eKTP dan ingin mendaftar pada wilayah domisilinya, wajib membuat surat keterangan dari kelurahan atau kantor desa setempat yang menerangkan bahwa yang bersangkutan telah berdomisili pada wilayah tersebut. 
  5. Untuk Pelamar pada Penjaga Tahanan jenis formasi khusus putra/i Papua dan Papua Barat wajib berdomisili di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Dokumen Pendaftaran

  1. Surat lamaran ditujukan Kepada Menteri Hukum dan HAM Rl di Jakarta dan surat pernyataan diketik menggunakan Komputer, bermaterai Rp. 6000,- dan ditandatangani dengan pena bertinta hitam. Kedua dokumen dijadikan/digabung dalam 1 (satu) file.
  2. Kartu Tanda Penduduk (eKTP) asli atau Surat keterangan telah melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).
  3. Dokumen kelulusan pendidikan yang terdiri dari:
    a) Ijasah asli sesuai dengan jabatan yang dilamar
    b) Surat keputusan penyetaraan ijasah dari Kemenristekdikti asli bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri asli.
    c) Cetakan Print screen Direktori Hasil Akreditasi Program Studi dari BAN-PT yang memuat status akreditasi dan prodi pelamar yang berasal dari portal https://banpt.or.id atau surat akreditasi yang dikeluarkan oleh KemenRistekDikti yang dimiliki perguruan tinggi pelamar. (bagi lulusan perguruan tinggi dalam negeri yang pada ijasah/transkrip tidak tercantum akreditasinya) (asli/ foto copy)
    d) Dokumen diatas digabungkan kedalam 1 (satu) file.
  4. Transkrip Nilai Akademik 
  5. Fotokopi Ijazah/ STTB dan Fotocopy Daftar Nilai/Transkip Nilai yang terdapat pada Ijazah/ STTB SLTA sederajat (Ijasah dan daftar nilai/transkip nilai hams berbahasa Indonesia) bagi lulusan SMA sederajat.
  6. Pas foto CPNS ukuran 4x6 dan 3x4 cm dengan background berwarna merah.
Persyaratan dan dokumen lengkap pendaftaran CPNS Kemenkumham silahkan unduh disini.

Format Surat Pernyataan Penjaga Tahanan Formasi Umum

Silahkan unduh >> Surat Pernyataan Penjaga Tahanan Formasi Umum.

Surat Lamaran

Unduh format surat lamaran CPNS Kemenkumham disini.

Dokumen Persyaratan Pemberkasan Ulang 

Dokumen ini baru kamu lengkapi setelah dinyatakan lulus SKD dan SKB. Silahkan unduh dokumen-dokumennya di bawah ini:

Soal CPNS Kemenkumham 2019

Contoh latihan soal CPNS Kemenkumham 2019 lengkap dengan pembahasannya dapat kamu pelajari dengan membuka masing-masing soal CPNS di bawah ini:

Contoh Soal CPNS TWK (Tes Wawasan Kebangsaan)

CONTOH SOAL CPNS PANCASILA DAN PEMBAHASAN 2019-2020

Contoh Soal CPNS TIU (Tes Intelegensi Umum)

Latihan Soal CPNS TIU Sinomin-Antonim 2019 dan Pembahasan
Contoh Soal TIU Figural (Gambar) CPNS dan Pembahasan

0 Response to "CPNS KEMENKUMHAM 2019"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2